Minggu, 12 Juni 2016

Obat Batuk dari Belimbing Wuluh

Obat Batuk dari Belimbing Wuluh - Belimbing wuluh adalah sejenis tanaman yang diperkirakan berasal dari kepulauan Maluku, kemudian dikembangkan serta tumbuh bebas di Indonesia, Myanmar, Sri Langka, dan Malaysia. Tumbuhan ini banyak mengandung manfaat dan akan saya jelaskan seperti berikut:
 
Gambar belimbing wuluh
NAMA DAERAH
Belimbing wuluh; Belimbing buloh; Belimbing asam; Belimbing tunjuk, Calincing; Balimbeng.

DESKRIPSI TANAMAN
Tumbuhan berbatang keras, tinggi mencapi 11 meter, daun bersirip genap. Batangtidak bercabang. Bunga berbentuk bintang, berwarnamerah muda sampai ungu. Buah beruang 5, bergantung pada batang atau dahan. Buah berair dan berasa asam.

HABITAT
Tumbuh liar atau dibudidayakan di pekarangan yang cukup memperoleh sinar matahari.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Bunga ; Buah ; Daun

KANDUNGAN KIMIAWI
Kalium oksalat;
Flavonoid;
Pektin;
Tanin;
Asam galat;
Asam ferulat.

KHASIAT/KEGUNAAN
Antipiretik;
Ekspektoran

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Batuk, Sakit tenggorokan dan Sariawan:
Bunga belimbing wuluh segar 1 genggam; Buah adas manis secukupnya;
Air 1/4 cangkir;
Gula batu secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 2 kali tiap pagi dan sore;
tiap kali diminum 1 sampai 2 sendok makan.

Manfaat lain:
Kencing manis:
Daun belimbing wuluh segar 20 g;
Air secukupnya, Dipipis, Diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore;
tiap kali minum 1/4 cangk

Sabtu, 11 Juni 2016

Obat keputihan dari daun beluntas

Obat keputihan dari daun beluntas – beluntas merupakan tumbuhan yang bercabang banyak, berbulu lembut dan berusuk halus. Biasanya tanaman ini oleh masyarakat di pedesaan dimanfaatkan sebagai pagar pembatas pekarangan.
Padahal jika diketahui, manfaat tumbuhan beluntas luar biasa. Seperti daun beluntas yang mampu untuk mengobati penyakit keputihan. Berikut akan saya jelaskan sekilas mengenai tanaman beluntas.
Gambar daun beluntas
NAMA DAERAH
Baluntas; Baruntas; Luntas; Lamutasa

DESKRIPSI TANAMAN
Tanaman perdu, tinggi 1-2. Batang berkayu, bulat tegak, bercabang, batang muda berwarna ungu setelah tua berwarna putih kotor. Daun tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3-7 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda sampai hijau. Bunga majemuk berbentuk malai rata, mahkota lepas, warna putih kekuningan. Buah kecil, keras, berwarna coklat.

HABITAT
Banyak dijumpai sebagai tanaman pagar yang dapat tumbuh baik sampai ketinggian 800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Daun

KANDUNGAN KIMIAWI
Alkaloid; Minyak atsiri

KHASIAT/KEGUNAAN
Diaforetik; Analgesik; Stomakik
Nama simplesia: Plucheae indicae Folium

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Keputihan:
Daun beluntas muda segar 20 helai;
Akar tapak liman 1 pohon;
Air secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 1 kali di waktu pagi;
1/4 cangkir.

Manfaat Lain
Malaria:
Daun beluntas segar 30 helai;
Daun sirih segar 7 helai;
Daun sembung segar 9 helai;
Daun asam muda segar 2 genggam;
Air 20 ltr , Dibuat infus, Uapkan ke tempat tidur yang digunakan ukub.

Nyeri persendiaan/Nyeri pinggang:
Akar beluntas segar 5 g;
Rimpang kencur segar 7 g;
Rimpang temu lawak segar 6 g;
Rimpang kunyit segar 6 g;
Air 120 ml, Dipipis, Diminum sehari 1 kali 100 ml.

Malaria:
Daun beluntas segar 30 helai;
Daun sirih segar 7 helai;
Daun sembung segar 9 helai;
Daun asam muda segar 2 genggam;

Air 20 ltr , Dibuat infus, Uapkan ke tempat tidur yang digunakan ukub. 

Rabu, 08 Juni 2016

Obat Rematik dari Tanaman Brotowali

Obat rematik dari tanaman brotowali – brotowali merupakan tanaman yang mampu tumbuh di area manapun seperti di pekarangan rumah bahkan di hutan. Tanaman ini juga bisa dikatakan seebagai tanaman liar dan bisa ditemui di berbagai daerah di Indonesia.
Kali ini saya akan membaha mengenai manfaat tanaman brotowali untuk mengobati penyakit rematik yang akan saya jelakan berikut:
Gambar Brotowali

NAMA DAERAH
Andowali; Antawali; Putrawali; Daun gadel

DESKRIPSI TANAMAN
Perdu memanjat. Batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda.

HABITAT
Tumbuh liar di hutan dan di ladang

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Batang dan daun

KANDUNGAN KIMIAWI
Pikon kimia: retine; Alkaloida; Berberin; Columbine

KHASIAT/KEGUNAAN
Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Rematik :
Batang brotowali 2 g;
Rimpang kencur 7 g;
Biji sledri 2 g;
Daun jambu monyet muda 5 g;
Air 110 ml,
Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml, apabila dibuat pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.

Demam:
Batang brotowali 3 g;
Daun sembung 6 g;
Daun kumis
kucing 4 g;
Rimpang lengkuas4 g;
Air 110 ml,
Dipis, direbus atau pil, Diminum 1 kali sehari sebanyak 50 ml.

Gatal-gatal :
Batang brotowali secukupnya;

Air 1 periuk, direbus sampai mendidih selama 15 menit, Digunakan untuk merendam diri, terutama padabagian yang gatal.

Selasa, 07 Juni 2016

Obat Ambeien dari Bunga Pagoda

Obat ambeien dari bunga pagoda - Masyarakat di daerah pedesaan mungkin sudah tidak asing dengan tanaman yang satu ini. memiliki nama unik yakni bunga pagoda, karena bentuk bunganya yang unik seperti bentuk pagoda dengan ujung semakin meruncing. Tapi dari melimpahnya bunga pagoda ini, banyak masyarakat yang belum mengetahui khasiat dari bunga pagoda itu sendiri.
Sebenarnya akar bunga pagoda ini berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit wasir atau ambeien yang sangat ampuh dan alami. Selain itu bunga pagoda juga berkhasiat mengobati penyakit bisul dan koreng dengan memanfaatkan daun bunga pagoda tadi. Berikut inisedikit penjelasan mengenai bunga pagoda:
Gambar Bunga Pagoda
NAMA DAERAH
Senggugu; Tumbak raja

DESKRIPSI TANAMAN
Perdu meranggas, tinggi 1-3 m. Batangnya dipenuhi rambut halus. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur melebar, pangkal daun berbentuk jantung, daun tua bercangap menjari, panjangnya dapat mencapai 30 cm. Bunganya bunga majemuk berwarna merah, terdiri atas bunga kecil-kecil yang berkumpul membentuk piramid, keluar dari ujung tangkai. Buahnya bulat.

HABITAT
Tumbuh di pekarangan rumah atau di tepi jalan

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN:
Akar ; Daun

KANDUNGAN KIMIA:
Alkoloid; Garam Kalium; Zat Samak

KHASIAT/KEGUNAAN
Antiradang; Diuretik; Sedatif; Hemostatis

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Ambeien berdarah:
Akar bunga pagoda 25 g; Air 110 ml, Direbus hingga mendidih, Diminum 2 kali sehari.

KHASIAT LAIN
Bisul dan Koreng:

Daun bunga pagoda 7 lembar; Madu 25 ml; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore 

Senin, 06 Juni 2016

Obat Susah Buang Air Besar dari Tanaman Adas

Obat susah buang air besar dari tanaman adas - Susah buang air besar memang terlihat sepele, bahkan kadang kita tidak pernah memikirkan efek yang terjadi jika BAB kita tidak lancar. Seseorang yang dikatakan menderita sembelit atau susah buang air besar jika dalam tempo satu minggu lebih hanya baung air besar sebanyak dua kali atau bahkan kurang. Kemudian diikuti dengan feses yang sangat keras.
Jika sudah begitu, anda tidak perlu khawatir. Kali ini saya akan membagikan obat susah buang air besar dengan memanfaatkan tanaman adas yang akan saya jelaskan dibawah ini:
Gambar Tanaman Adas

NAMA DAERAH
Hades; adase; Fenkel; Fennel; Denggu-denggu; Papaato; Alas; Landi; Adhas; Cedas; Adeh; Manih; Wala wunga; Kumpasi; Paapang; Rempasu.

DESKRIPSI TANAMAN
Terna, tinggi 0,5-3 meter, batang beralur, tumbuh tegak. daun berbagi menyirip, berseludang dengan warna putih. Perbungaan berbentuk payung dengan 6-40 gagang bunga, mahkota bunga berwarna kuning. Buah berusukrusuk sangat nyata, panjang 4-6 milimeter, warna hijau pada waktu muda dan keabu-abuan setelah tua.

HABITAT
Tumbuh secara liar di daerah Tosari dan dibudidayakan di pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 900 – 1.300 dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Buah

KANDUNGAN KIMIAWI
Limonena; minyak lemak; stigmasterin; umbeliferona; gula; saponin; flavonoida; polifenol.

KHASIAT/KEGUNAAN
Anti inflamasi , karminatif , diuretik , anti mikroba.

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Sembelit:
Adas 3 butir;
Daun muda jambu biji 3 lembar;
Kulit batang pulosari 1/2 jari;
air 2 cangkir;
Ramuan direbus hingga mendidih sampai diperoleh cairan 1 cangkir kemudian disaring.
Takaran:
Bayi umur 3 bulan: sehari minum 5-7 kali, tiap kali 1 sendok teh;
Bayi umur 6 bulan: sehari minum 3 kali, tiap kali 1 sendok makan;
Anak umur 3 tahun: sehari minum 3 kali, tiap kali 2 sendok makan;
Remaja: sehari minum 1 kali, tiap kali 1 cangkir.

MANFAAT LAIN DARI TANAMAN ADAS
Batuk:
Adas 3 butir;
Gula batu secukupnya;
Air secukupnya;
Daun sagamanis 7 lembar;
Kulit batang pulosari 1 jari;
Bawang merah 1 buah, Campuran ditambah air sedikit, lalu ditumbuk halus, kemudian dibungkus dengan daunpisang selanjutnya dikukus 15 menit, lalu diperas dengan kain bersih, Diminum sekaligus sebelum tidur.

Sakit perut:
Adas 5 butir;
Ketumbar 11 biji;
Merica bolong 11 biji;
Daun po’o segar 20 lembar;
Air 2 cangkir; Kunyit 1/2 jari;
Lempuyang wangi dibakar 1 biji;
Temu kunci dibakar 3 biji;
Temu kunci segar 3 biji;

Kayu ules 1 biji, Campuran ditumbuk, kemudian dididihkan sampai memperoleh 1 cangkir, lalu disaring dengan kain bersih, Diminum sehari 2 kali.

Jumat, 03 Juni 2016

Obat Penyakit Kelamin Dari Tumbuhan Alang-Alang

DESKRIPSI TANAMAN
Alang-alang (Imperata cylindrical (L.) Beauv.var.mayor <Nees>), Perawakan: herba, rumput, merayap, tinggi 30-180 cm. Batang: rimpang, merayap di bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut jarang. Daun: tunggal, pangkal saling menutup, helaian; berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x 35-18 cm. Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5-5 cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma1 (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam); memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2 mm. Benang sari: kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu. Putik: kepala putik berbentuk bulu ayam. Buah: tipe padi. Biji: berbentuk jorong, panjang 1 mm lebih.
Waktu berbunga : Januari – Desember. Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya: Di Jawa tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan. Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi.
Gambar Tanaman Alang-Alang

BUDIDAYA
Berkembang biak dengan sendirinya. Setiap saat rimpang dipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik berwarna pucat,berasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menyebabkan penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan ham-batan terhadap proses nitrifikasi menunjukkan adanyakorelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang. Bagian yang digunakan untuk obat medis adalah akarnya. Kenyataannya, akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin, menghentikan pendarahan, dan sebagai obat untuk pendarahan pada hidung, memuntahkan darah, gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal. Penelitian menemukan bahwa  alang-alang mengandung mannitol, glukosa, asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol, simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.
NAMA DAERAH
Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon).
NAMA ASING
Cogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr). Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin), kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon (Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia: sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:. Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae Hong Son). Vietnam: c [or] tranh. NAMA SIMPLISIA Imperatae Rhizoma; rimpang alang-alang..
EFEK FARMAKOLOGIS
Rasa manis dan sifat sejuk, anti piretik (penurunan panas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), masuk median paru-paru, lambung dan usus kecil.
KOMPOSISI :
Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alangalang terdiri dari arundoin,fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ßsitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam pkumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3′,4′,7-trihidroksi flavon, 2′,3′-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon.
BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Akar, rimpang (daun) dan bunga. dapat digunakan yang segar atau yang dikeringkan.
CARA BUDIDAYA
Perbanyakan dengan rimpang atau akar tinggal. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan terdapat dimanamana disekitar kita. Merupakan tumbuhan liar dan menjurus sebagai gulma. Tumbuh liar di pinggir jalan, di ladang dan di hutan. Tumbuhan ini termasuk terna menahun, tinggi dapat mencapai 180 cm. Batang padat, buku berambut jarang. Daun berbentuk pita, berwarna hijau, permukaan daun kasar. Perbungaan berupa bulir, warna putih, bunga yang terletak di bagian atas adalah bunga sempurna dan yang terletak di bawah adalah bunga mandul. Bunga mudah diterbangkan oleh angin.
KHASIAT/KEGUNAAN
Rimpang: pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti perdarahan. di samping itu dapat digunakan pula dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf. Semua bagian tumbuhan digunakan sebagai pakan hewan,bahan kertas,dan untuk pengobatan kurap.
EFEK BIOLOGI DAN FARMAKOLOGI
Infusa rimpang alang-alang berefek sebagai diuretika, atas dasar peningkatan konsentrasi elektrolit (Na,K,Cl) urin tikus putih jantan. Pemberian infusa akar alangalang dengan dosis 40, 50, 60, 70 g/kgBB berefek antipiretik pada marmot. Infusa bunga alang-alang pada konsentrasi 10% dengan dosis 12 ml/ kgBB berefek antipiretik yang relatif samadengan suspensi parasetamol 10% pada merpati.
UJI KLINIK
Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alangalang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat
mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechomalongituba dan tunas Artemisia capillaris. Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik.
Efek yang tidak diinginkan: Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik.
Teknologi Farmasi: Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.
RESEP/CARA PENGOLAHAN
Infeksi Saluran Kemih dan Kencing Sedikit :
Bila menderita infeksi pada saluran kemih, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.
RAMUAN
Rimpang Alang-alang 6 gram Rimpang Kunci pepet 5 gram Daun Kumis kucing 4 gram Air 115 ml.
CARA PENGOLAHAN
Diseduh, dibuat infus atau pil.
CARA PEMAKAIAN
Diminum 1 kali sehari, tiap kali minum 100 ml. Untuk yang berbentuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.
LAMA PENGOBATAN
Diulang selama 14 hari. Mimisan, Kencing Darah, dan Muntah Darah. Bia menderita kencing darah atau muntah darah, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter.
Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.
RAMUAN
Rimpang Alang-alang 6 gram Daun sendok segar 6 gram Daun Andong segar 2 helai Air 110 ml.
CARA PEMBUATAN
Diseduh, dipipis, dibuat infus atau pil.
CARA PEMAKAIAN
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. (untuk infus). Untuk pipisan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 1/4 cangkir. Untuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.
LAMA PENGOBATAN
Diulang sampai sembuh.

Semoga artikel tentang Obat Penyakit Kelamin Dari Tumbuhan Alang-Alang ini dapat bermanfaat dan bisa dijadikan obat yang manjur untuk penyakit anda. Selamat mencoba, semoga kesembuhan menyertai Anda.

Rabu, 01 Juni 2016

Obat Batuk Tradisional Dari Tanaman Anting-Anting

Obat Batuk Tradisional Dari Tanaman Anting-Anting - Anting-anting merupakan tumbuhan semak yang oleh kebanyakan orang dianggap sebagai hama. Padahal banyak manfaat dari tanaman anting-anting yang belum diketahui oleh masyarakat luas. Perlu diketahui bahwa anting-anting masih masuk dalam kerajaan plantae dengan nama latin Acalypha Australis Linn.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas manfaat anting-anting untuk mengobati penyakit batuk. Selain itu anting-anting juga bisa untuk mengobati penyakit mimisan dan berak darah. Sebenarnya hampir seluruh bagian dari tumbuhan anting-anting ini berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Berikut penjelasan mengenai tumbuhan anting-anting.
Gambar Tanaman Anting-anting

NAMA DAERAH
Anting-anting.

SIFAT KIMIAWI
Kandungan kimia tanaman ini belum banyak diketahui, kegunaan yang disebutkan dari pengalaman turun temurun serta secara empiris.

EFEK FARMAKOLOGIS
Anti biotik, anti radang, peluruh seni, Astringent menghentikan pendarahan (hemostatik), rasa pahit dan sejuk.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
seluruh tanaman segar atau kering.

CARA BUDIDAYA
Perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. naman ini sangat mudah dipelihara dan seperti tanaman lain juga membutuhkan air denganpenyiraman merata atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar. Tanaman ini menghendaki tempat yang cukup sinar matahari dan sedikit agak terlindung.

KHASIAT/KEGUNAAN/CARA PENGOLAHAN
Anting-anting untuk mengobati Batuk, mimisan dan berak darah :
Tanaman kering 30-60 gram, direbus dan diminum setelah dingin.

Manfaat anting-anting untuk penyakit lain:
Anting-anting untuk mengobati Disentri Amoeba :
Tanaman kering (seluruh batang) sekitar 30-60 gram direbus, air rebusan diminum 2 kali dan diulangi untuk 5-10 hari.

Anting-anting untuk mengobati Dermatitis, Eksema, Koreng :
Herba segar secukupnya direbus, air rebusannya untuk cuci kulit yang sakit.

Anting-anting untuk mengobati kucing :
Akar biasa dipakai obat oleh kucing secara naluriah.

Anting-anting untuk mengobati Pendarahan, Luka bakar :
Herba segar ditambah gula pasir secukupnya, dilumatkan kemudian ditempel ketempat yang sakit.


Semoga artikel tentang Obat Batuk Tradisional Dari Tanaman Anting-Anting dapat bermanfaat dan bisa dijadikan obat yang manjur untuk penyakit anda. Selamat mencoba, semoga kesembuhan menyertai Anda.

Manfaat Alpukat Untuk Mengobati Penyakit Batu Ginjal

Manfaat Alpukat Untuk Mengobati Penyakit Batu Ginjal. Alpukat adalah buah yang berasal dari negara Amerika Latin sebagai tanaman perkebunan dan tanaman pekarangan di daerah-daerah tropis di seluruh dunia. Buah alpukat memiliki tekstur lembut dan berwarna hijau muda kekuning-kuningan.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas salah satu bagian dari alpukat. Yakni daun alpukat, yang mempunyai manfaat untuk mengobati penyakit batu ginjal. Sebelum saya membahas mengenai resep untuk mengobati batu ginjal, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui seluk beluk dari alpukat itu sendiri.
Gambar Daun Alpukat


NAMA DAERAH
Apukat; Advocaat; Alpokat; Apuket

DESKRIPSI TANAMAN
Pohon, tinggi dapat mencapai 10 meter, batang berkayu, dan bercabang-cabang. daun tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau. Perbungaan berbentuk malai, tumbuh di ujung ranting. Buah buni bentuk bulat telur, bentuk pita atau bentuk bulat. Warna buah hijau sampai ungu. Daging buah jika sudah masak berwarna kuning atau kkuning kehijauan. Akartermasuk akar tunggang

HABITAT
Tumbuh pada daerah berikilim panas pada dataran rendah sampai ketinggian 1200 m dpl

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Daun

KANDUNGAN KIMIA
Minyak lemak; Lesitin; Fitosterin; Vitamin A,B,D dan vitamin E

KHASIAT/KEGUNAAN
Diuretik ; Anti bakteri
Nama simplesia: Perseae Folium

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Daun alpukat segar 7 helai; Air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml

Semoga artikel tentang Manfaat Alpukat Untuk Mengobati Penyakit Batu Ginjal dapat bermanfaat dan bisa dijadikan obat yang manjur untuk penyakit anda. Selamat mencoba, semoga kesembuhan menyertai Anda.

Obat Penyakit Herpes Yang Manjur

Obat Penyakit Herpes. Herpes merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster, dan penderita penyakit herpes akan mengalami bintik-bintik kecil berwarna merah berisi cairan. Penyakit herpes cenderung menyerang orang berusia lanjut dan penderita penyakit imunosupresif atau sistem imun melemah seperti penderita AIDS, leukimia, lupus, dan limfoma.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang obat penyakit herpes secara tradisional yang berasal dari daun awar-awar. Selain berkhasiat untuk mengobati penyakit herpes, daun awar-awar juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit rematik dan sakit kepala. Beikut penjelasan mengenai daun awar-awar:
Gambar Daun Awar-Awar

NAMA DAERAH
Sirih popar (Ambon) Tagalolo, Bei, Loloyan (Minahasa); Ki ciyat (Sunda); Awar awar (Jawa); Bar-abar (Madura); Awar awar (Belitung); Tobotobo (Makasar); Dausalo (Bugis); Bobulutu (Halmahera Utara); Tagalolo (Ternate).

NAMA ASING                                                                  
Papua New Guinea: omia (Kurereda, Northern Province), manibwohebwahe (Wagawaga, Milne Bay), bahuerueru (Vanapa, Central Province). Philippines: hauili (Filipino), kauili (Tagalog), sio (Bikol).

NAMA SIMPLISIA
Fici septicae folium; daun awar-awar.

DESKRIPSI TANAMAN
Pohon atau semak tinggi , tegak 1-5 meter. Batang pokok bengkok bengkok, lunak,ranting bulat silindris, berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumpu tunggal, besar, sangat runcing, daun tunggal, bertangkai, duduk daun berseling atau berhadapan, bertangkai 2,53cm. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, dengan pangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul, tepi rata, 9-30 kali 9-16 cm, dari atas hijau tua mengkilat, dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dari bawah hijau muda, sisi kiri kanan tulang daun tengah dengan 6-12 tulang daun samping; kedua belah sisi tulang daun menyolok karena warnanya yang pucat. Bunga majemuk susunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, pada pangkaInya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atau hijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, pada beberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal, pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaging hijau-hijau abu-abu, diameter 1,5 – 2 cm. Waktu berbunga Januari – Desember. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa dan Madura; tumbuh pada daerah dengan ketinggian 1200 m dpl, banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.

HABITAT
Tumbuh liar sebagai tanaman pengganggu pada dataran rendah sampai 1200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Daun

KANDUNGAN KIMIA
Flavonoid; Sterol; Khasiat: Sudorik; Diuretik; Emetik
Nama simplesia: Fici septicae Folium
Daun Ficus septica dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis dan Escherichia coli secara in vitro, hasil pengujian bioautografi dilaporkan bahwa 4 g ekstrak daun awar awar yang larut dalam Metanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Antofin (5 g) berefek sebagai antibakteri (B. subtillis, M flavus dan E. Coli).

KHASIAT/KEGUNAAN
Herpes, Sakit kepala, Rematik

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Daun awar-awar segar secukupnya; Air secukupnya, Dipipis sampai berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian kulit yang sakit.

Semoga artikel tentang Obat Penyakit Herpes dapat bermanfaat dan bisa dijadikan obat yang manjur untuk penyakit anda. Selamat mencoba, semoga kesembuhan menyertai Anda.